Jumat, 01 April 2016

AKU MENGIRA || Puisi Patah Hati

Sebelumnya, aku mengira aku adalah orang yang spesial untuknya.
Tapi ternyata, aku salah satu dari mereka mereka yang menganggap diri istimewa padahal biasa biasa saja di matanya.

Aku mengira sudah berada di dalam hatinya, tapi ternyata ku tersadar bahwa aku masih di luar bersama mereka yang berfikiran sama seperti apa yang aku rasa.

Aku mengira kalau aku sudah menjadi bagian dari orang yang selalu ia pikirkan, tapi ternyata terlintaspun rasanya tak pernah ia hiraukan.

Aku mengira mimpi indahnya adalah aku, tapi ternyata di mimpi buruknya pun, aku tak pernah muncul.

Aku mengira aku bagian dari tokoh utama untuk cerita masa depannya, tapi apa daya lolos castingpun aku tak bisa.

Teringat kata yang setiap hari kau dan aku ucapkan sebagai pengganti kata aku dan kamu. Aku akan tetap menggunakannya tapi Kata tersebut mungkin maknanya tak lagi sama, tak sebahagia dulu saat aku begitu lugu, menyimpulkan kata untuk sebuah rasa.

Tersenyum aku menulis tulisan ini, walau senyumku tak menentu, karna bibirku masih berduka akan hatiku yang kecewa.

Aku tak kecewa denganmu, tapi aku kecewa dengan harapanku. Karena Harapanku aku letakan di dahan pohon kecil, saat ingin ku ambil sekarang, aku tak bisa karena pohonnya sudah besar menjulang.


Selasa, 29 Maret 2016

Perkenalkan Saya Jomblo Pengecut

Oke, hari ini adalah hari Selasa tepatnya tanggal 29 Maret 2016. Dmana hari ini sy mengalami gundah gulana (bahasamu maaasss wkwkwkwkkw), berawal sejak siang tadi sy mlihat PM BBM dari seorang gadis yg saya suka dri sejak SMA (mungkin cerita panjang mngapa sya suka dengan gadis ini saya tulis d lain waktu) sebut saja namanya "Ani", dalam PMnya dya seperti org galau, dan stelah d tanya dengan sdikit sok tau, akhirnya dya crta bahwa ia sedang galau krna urusan kluarganya d rumah.

Ia sempat mngatakan ingin mencari solusi untuk masalahnya, dan dengan sigap sperti para pahlawan saya langsung mengatakan " SAYA SIAP MEMBANTU JIKA SAYA BISA", tapi apa daya dia menolak bantuan sya krna ia biasa mencari solusi d tempat sepi jauh dari keramaian dan sendiri tanpa d temani siapapun. Setelah mendengarkan itu semua sya sarankan dia mencari solusi d hutan atau d gunung dan tak lupa menawarkan bantuan lagi, kalau saya siap mengantarnya k gunung dan membiarkannya sndiri sampai ia menemui solusi dari masalahnya. Apa daya ia lbih memilih menyendiri di sawah. Seperti memancing sya agar ke sana untuk menemaninya, ia memberikan kode, kalau ia lagi d sawah yang notabennya sy tau lokasinya,, akhirnya dengan semangat 45 saya langsung menuju lokasi, akan tetapi yang sy temui hanyalah hembusan angin kekecewaan dan kicauan burung yang mengejek,, ternyata ia tak ada d sana. Dan sy SMS trnyata ia lagi makan bakso brsama bibinya, hayalan sya untuk menjadi penghibur di kala ia brsedih hilang tertiup angin kecewa tadi.

Oh yea sebelum sya membuat Post dan Cerita sy selanjutnya, sya akan memperkenalkan diri dulu, nama sya ***************** (dirahasiakan) panggil aja Jomblo Pengecut, mengapa demikian krna sya memang jomblo sudah lama bangeeeeet,, mengapa sya jomblo??? Bukan krna wajah jelek (walaupun memang agak jelek sih,, tpi ingat AGAK), miskin?? gk juga krna bnyak yg lbih miskin dri sya,, pendek?? Hmmm bisa jadi, tpi yg lbih pendek bnyak, malah Gonta ganti cewe, jawabannya adalah saya PENGECUT. Gak brani nembak cewek, ngedeketin cewek, dll. Dan pacar sy pertama adalah org yg nembak sya,, andaikan ia gak nembak sy dluan mungkin sya gak prnah mrasakan namanya pacaran,, sdangkan itu trjadi 6th yg lalu, 6th sudah sy jomblo krna pengecutnya diri sya.a